INFO

Tadarus Surah Ar-Rahman Ayat 44-45



" Mereka berkeliling diantaranya dan diantara air yang mendidih yang memuncak panasnya. Maka..."
Para pendurhaka yang dilemparkan ke Jahanam, sesekali terhibur dengan terlihatnya air di kejauhan.Mereka lalu berusaha mendekati air tersebut, setelah dekat ternyata air tersebut adalah air mendidih yang mencapai puncak panasnya. Terpaksa mereka kembali lagi ke neraka. Demikian peristiwa itu berulang-ulang terjadi. 
 Kata 'yathufun' terambil dari kata 'thafa' yang berarti berjalan secara bolak-balik beberapa kali.Penggunaannya dalam bentuk kata kerja masa kini,mengandung arti berulang-ulangnya peristiwa tersebut.Wallahua'lam. (al-misbah vol.13 hal. 313 ).

Tadarus Surah Ar-Rohman Ayat 41- 43


"Para pendurhaka dikenal dengan tanda-tanda mereka,lalu diambil ubun-ubun dan kaki mereka. Maka nikmat Tuhan kamu berdua yang manakah yang kamu berdua ingkari ? Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh para pedurhaka. "
Ayat ini menjelaskan tentang keadaan para pendurhaka dari golongan manusia dan jin,yang dengan mudah dikenali dari keadaan mereka, misalnya wajah yang suram,cara jalan yang aneh dan sebagainya , yang berbeda dengan orang beriman,yang wajahnya bersinar bekas air wudhu. Para pendurhaka itu akan dipegang bagian ubun- ubun dan kaki mereka lalu dilemparkan ke jahanam. Kata 'an-nawashi ' merupakan bentuk jamak dari 'nashiyah' artinya tempat tumbuh rambut di bagian atas kepala. Ini dipahami bahwa mereka dengan mudah dikuasai karena pada hari itu, mereka tidak berdaya apa-apa. Peringatan dalam ayat ini dapat dianggap sebagai nikmat dari Allah,karena dengan peringatan tersebut,manusia menjadi waspada. Wallahua'lam. ( al-misbah vol. 13 , hal. 312 ).

Tadarus Surah Ar-Rahman Ayat 37-40





" Lalu apabila langit terbelah dan menjadi merah mawar seperti kilapan minyak.Maka....pada waktu itu tidak ditanya tentang dosa manusia dan juga tidak jin. Maka..."
Keadaan kiamat digambarkan dalam ayat ini,langit terbelah dan berwarna seperti merah mawar dan berkilap seperti berminyak. Jin dan manusia tidak ditanya tentang dosa mereka, tapi mereka ditanya untuk mengecam para pendurhaka dan meminta pertanggung jawaban mereka. Mereka ada yang disiksa dengan cara didiamkan, dibiarkan tanpa pertanyaan, dan ini merupakan siksaan yang menghinakan. Ada juga yang dihadapkan dengan aneka pertanyaan yang sangat menyulitkan dan sangat menyiksa. Wallahua'lam. ( al-misbah vol.13 hal.310-311 )

Tadarus Surah Ar-Rahman Ayat 35-36



" Kepada kamu berdua ( manusia dan jin ),dilepaskan api dan cairan tembga,maka kamu berdua tidak akan menang . Maka...."
Ayat ini memperingatkan manusia dan jin yang durhaka ,bahwa pada hari kiamat nanti tidak dapat lari dari siksa Allah. Kata ' syuwazh ' berarti obaran api tanpa asap,yang menunjukkan kesempurnaan nyala dan panasnya. Kata ' nuhas ' berarti tembaga, yaitu jenis metal yang paling tua dikenal manusia ,yang suhu didihnya mencapai 1.083 derajat celcius, jika itu dituangkan ke tubuh akan menimbulkan penderitaan yang sangat pedih. Allah menggambarkan , jika pelarian itu dilakukan , maka Allah akan melepaskan nyala api dan cairan tembaga panas kearah mereka, dan pasti pelarian mereka itu tidak akan berhasil.
Ayat ini memperkuat alasan bahwa ayat yang lalu tentang manusia dan jin menembus penjuru langit dan bumi  tersebut tidak dalam konteks kehidupan di dunia ini. Wallaua'lam.

Tadarus Surah Ar-Rahman Ayat 33-34


" Hai kelompok jin dan manusia ,jika kamu sanggup menembus penjuru-penjuru langit dan bumi, maka tembuslah,kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan. Maka...."
Banyak ulama' menafsirkan ayat ini dalam konteks kemampuan manusia dengan ipteknya untuk mengarungi angkasa. Tetapi menurut Quraisy Syihab dan para ulama' mesir yang tergabung dalam tim penyusun tafsir Al-Muntakhab, rasanya hal itu kurang tepat.Ayat tersebut adalah ucapan Allah kepada jin dan manusia di akhirat, yang menegaskan walaupun mereka akan lari dari siksa Allah,niscaya mereka tidak akan sanggup melarikan diri. Di dahulukannya jin dari manusia dalam tantangan ini , karena jin memiliki kemampuan lebih besar daripada manusia dalam mengarungi angkasa .Dalam tantangan untuk menciptakan Al-Qur'an , manusia di dahulukan dari jin,karena dalam urusan bahasa Al-Qur'an ,manusia memiliki kemampuan lebih besar daripada jin. Wallahua'lam. ( al-misbah vol.13 hal. 306-309 ).

Tadarus Surah Ar-Rahman Ayat 31-32


"Kami akan berkonsentrasi terhadap kamu , wahai manusia dan jin !, Maka...."
Kata ' sanafrughu ' terambil dari kata  ' faragha ' yang pada mulanya  berarti kelonggaran yang sebelumnya sibuk .Dalam ayat ini dipahami bahwa dalam kehidupan dunia, Allah setiap saat selalu sibuk memenuhi kebutuhan seluruh makhluk di seantero alam raya, tetapi setelah hari kiamat nanti, Allah  swt. hanya berkonsentrasi kepada dua jenis makhluk saja,yaitu manusia dan jin,untuk meminta pertanggung jawaban mereka saat hidup di dunia, karena hanya dua jenis makhluk tersebut yang diberi beban tanggung jawab syar'iah oleh Allah swt. Makhluk-makhluk yang lain semuanya hidup secara tunduk dan patuh pada sistem yang di tetapkan oleh Allah swt..Hanya manusia dan jin yang berani menentang ketentuan Allah yang telah ditetapkan bagi mereka. Wallaua'lam. ( al-misbah vol 13,hal. 305-306 ).

Tadarus Surah Ar-Rahman Ayat 29-30


"Dia dimintai oleh siapa yang ada dilangit dam di bumi,setiap saat Dia dalam kesibukan. Maka...."
 Allah Dzat yang kekal,tidak butuh kepada apapun,sedangkan semua makhluk membutuhkan sesuatu untuk melangsungkan kehidupanya.Allah lah yang memenuhi kebutuhan semua makhluk-Nya.Semua makhluk bermohon kepada Allah,baik dengan lisan maupun dengan kondisinya, atau dengan kedua-duanya sekaligus.allah setiap saat sibuk memenuhi kebutuhan semua makhluk-Nya,tidak pernah istirahat,serta tidak pernahletih dalam melakukan semuanya itu.Semua persoalan,baik yang besar maupun yang kecil,berada dalam genggama-Nya. Wallahua'lam.

;;